P.T. Pamapersada Nusantara adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan khususnya lebih banyak mengelola batubara. Menurut berbagai sumber Pama adalah perusahaan yang besar dan memiliki market share terbesar di kelasnya. Oleh karena itu, untuk kestabilan produksi dan proses bisnisnya Pama membutuhkan banyak tenaga kerja. Dalam Career Days VI saja, Pama menyiapkan 400 kursi lowongan pekerjaan. Namun, menurut penanggung jawab perekrutan, sekalipun Pama membutuhkan 400 karyawan baru, Pama tetap mengutamakan kualitas sehingga jika dari 1000 orang memang tidak memenuhi kriteria maka pelamar tersebut tidak akan diterima.
Dua hari mengikuti Career Days banyak hal yang saya dapatkan, sehingga saya yang sebelumnya tidak mengerti sedikitpun tentang dunia pertambangan mulai sedikit mengerti dan memahami. Saya mulai dapat menggambarkan bagaimana para pelamar melihat sebuah perusahaan pertambangan dan bagaimana mereka membuat sebuah asumsi yang kadang mereka anggap benar. Berikut ini adalah hal-hal yang sering dipikirkan oleh pelamar ketika mengajukan lamaran ke Pamapersada Nusantara.
Lowongan pekerjaan di Pamapersada hanya untuk lulusan teknik (Gosip)
Jadi tidak benar jika lowongan pekerjaan yang ditawarkan oleh P.T. Pamapersada Nusantara hanyalah pelamar dari jurusan teknik. Meskipun memang sebagaian besar dari teknik, namun bagaimanapun juga sebuah perusahaan pasti membutuhkan orang-orang dibelakang meja yang mungkin tidak harus dari jurusan teknik. Misalnya saja mereka membutuhkan HRD dari jurusan psikologi ataupun manajemen, mereka membutuhkan accounting dari jurusan akuntansi, atau juga mereka membutuhkan ahli hukum dari jurusan hukum.
Peluang kerja yang ada hanya untuk pekerjaan di lapangan (gosip)
Hal ini juga tidak benar karena sekali lagi perlu ditekankan bahwa suatu perusahaan pasti membutuhkan orang-orang yang duduk dibalik meja tanpa harus berada di lapangan. Dari hasil mengobrol dengan officer (HRD) Pamapersada, mereka rata-rata belum pernah terjun langsung ke lapangan. Jadi, mereka hanya bekerja di kantor pusat yang terletak di Jakarta.
Pamapersada mengutamakan pelamar pria dibandingkan pelamar wanita (Gosip)
Pamapersada tidak pernah mempermasalahkan urusan gender sehingga baik pria maupun wanita memiliki kesempatan yang sama untuk menduduki sebuah posisi. Pama melakukan seleksi berdasarkan skill yang dimiliki masing-masing pelamar. Jadi, jika muncul kejadian suatu posisi banyak yang diduduki oleh pria itu hanyalah kebetulan dan karena mereka juga mempunyai kemampuan disana.
Wanita berjilbab mempunyai hambatan bekerja di Pamapersada (Fakta)
Nah, ini justru yang seringkali terpikirkan oleh wanita berjilbab namun mereka mencoba untuk tidak terlalu memikirkannya. Dari hasil pengamatan, Pama mau menerima wanita berjilbab biasa namun tidak untuk berjilbab besar. Alasannya, jilbab besar dapat menganggu kinerja karyawan terutama yang bertugas dilapangan.
Jika pernah mengikuti test Pama dan gagal ditengah jalan, pelamar tidak boleh mendaftar lagi. (Gosip)
Yang benar, jika memang pernah ikut tes Pama dan gagl ditengah jalan, maka pelamar hanya boleh mendaftar 4 bulan setelah kegagalan tersebut. Jadi, setelah masa empat bulan tersebut, pelamar boleh-boleh saja mendaftar ke Pama lagi. Alasan dari tidak menerima pelamar yang gagal dalam waktu 4 bulan adalah karena system komputerisasi yang mereka gunakan secara otomatis akan menghapus dua nama yang sama dan masuk pada waktu hampir bersamaan.